Ucapkan selamat datang, dan berjalan bersama
sampai rasa itu menjadi matang dan berubah
menjadi suatu keberhasilan, kepuasan, dan kebanggaan
Di balik segala kepuasan yang ingin pertahankan oleh hamper setiap orang, ada beberapa rasa tidak nyaman yang hamper setiap orang ingin hindari. Tak datpun yang dikagumi oelh manusia didapatkan dengan cara kebetulan. Entah itu rumah yang bersih, sebuah taman yang indah, masa pension yang makmur, atau anak yang sopan. Dibutuhkan ketabahan untuk belajar sampai tengah malam atau bangun pagi sebelum matahari terbit untuk melakukan olahraga. Ini berarti menarik ke dalam hidup kita apa yang sebagian besar orang berusaha hindari: disiplin, ketekunan, aturan hidup, pengulangan, dan kepuasan yang tertunda. Anggaplah hal tersebut sebagai sekolah militer untuk memperoleh hidup yang menyenangkan.
Ini bukan berarti rasa tidak nyaman sendiri itu memang diinginkan. Namun seringkali jika kita ingin melewatinya sedikit saja, hal itu beralih ke sesuatu yang lain. Mungkin saja anda pernah mengalami rasa sangat segan untuk melakukan latihan aerobic, tetapi anda tetap saja memulainya, dan merasa menjadi enak saat selesai. Sama saja dengan mengerjakan urusan surat menyurat, tumpukan pakaian kusut. Masalah yang terlihat seperti suatu penyebab kesengsaraan. Namun sekali lagi, begitu mulai menulis atau menyetrika, pekerjaan itu akan menjadi hidup dengan sendirinya dan secara mengejutkan akan berubah menjadi menyenangkan.
Apakah hanya berupa rasa tidak nyaman dari hidup sehari-hari atau berupa beberapa ujian penting atas kegigihan, kita memiliki sumber-sumber yang dapat menolong kita melewatinya. Ingatlah bahwa tidak satupun yang akan berlangsung selamanya; bertahanlah dengan rasa tidak nyamana itu sekarang dan sebaliknya berjuanglah maju sedikit demi sedikit. Percayalah pada apa yang sedang kita lakukan. Dan ketahuilah bahwa di atas segalanya, kita tidak pernah melewatinya sendirian.
Berdamailah dengan rasa tidak nyaman itu dengan menganggapnya sebagai harga tiket masuk ke kehidupan kita yang kita inginkan. Hadapilah rasa tidak nyaman itu, ucapkan selamat datang, dan berjalanlah bersamanya sampai menjadi matang, dan berubah menjadi suatu keberhasilan, kepuasan, serta kebanggaan. Kenali rasa tidak nyaman ini sesedikit mungkin sehingga tidak menjadi terhambat dan terhenti. Lawanlah keinginan untuk berbalik arah walau untuk beberapa saat merasa tersiksa karena harus menulis disertai atau berhenti merokok, kita telah dapat menghadapi dan melewatinya. Orang-orang yang ingin mengetahuinya sudah tahu—terutama diri kita sendiri.
Source: Victoria Moran
Source: Victoria Moran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar